Minggu, 04 Februari 2018

Peringatan Hari Pahlawan Sanga-Sanga 27 Januari 2018

Sabtu, 27 Januari 2018.
     Panas cetar membara... cuacanya! setelah 4 tahun absen dalam mengikuti festival peringatan hari pahlawan Sanga-sanga, here i come...alone... come to there... fufufufufu... kok nekat datang sendiri? ya eyalah i think its worth it to come in a walk to remember (eciyekhhh :D ) napak tilas kepahlawan rakyat Sanga-sanga dalam perebutan ladang minyak untuk keperluan Militer. yeppp ... jauh di masa lampau, saat penjajah jepang mulai meninggalkan Indonesia, Rakyat Indonesia sudah memproklamirkan kemerdekaan, maka diseluruh wilayah Negara Indonesia terjadi pertempuran untuk mengambil alih fasilitas penting untuk memenangkan perang. hal nomor satu adalah ladang minyak. minyak sangat penting untuk menjalankan kendaraan perang. di Kalimantan, terutama Tarakan, Balikpapan dan Sanga-sanga adalah pusat minyak yang menjadi rebutan antara penjajah belanda , Jepang dan para Pejuang Indonesia.
     Sanga-sanga adalah sebuah kecamatan yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. dari cerita orang tua, Sanga-sanga sejak dulu memang kaya akan minyak dan batu bara. dulunya pernah menjadi kota modern dimana banyak pekerja minyak tinggal disana. sempat ada jaringan pipa gas yang disalurkan ke rumah-rumah penduduk untuk keperluan memasak. namun sejak terjadi penurunan kuantitas ladang minyak, kota tersebut mulai ditinggalkan. tapi beberapa sumur minyak tua masih ada yang menghasilkan minyak hingga sekarang. beberapa alat pengebor minyak tua yang berumur ratusan tahun pun masih dilestarikan hingga sekarang. bagi kalian, jangan lewatkan berfoto di alat pengebor minyak yang berumur ratusan tahun di Sanga-sanga. alatnya dibuat oleh perusahaan hindia belanda dengan bentuk yang sederhana dari kayu ulin dan  sabuk karet besar. 
     Sanga-sanga dapat dicapai dengan 1 jam jalur darat dari Kota Samarinda. Sanga-sanga tidak begitu luas, sehingga memudahkan kalian untuk mencari situs-situs bersejarah. waktu yang tepat untuk berkunjung ke Sanga-sanga adalah tanggal 27 Januari setiap tahun. tanggal tersebut adalah hari pahlawan bagi warga Sanga-sanga dan menjadi agenda wisata tahunan. biasanya diadakan festival peringatan berupa pameran seni dan budaya, pawai, acara berziarah dan tabur bunga di makam pahawan dan situs bersejarah.
     Tahun ini karena saya jadi lonely traveller, maka saya hanya mengunjungi Museum Perjuangan Merah Putih dan Lokasi Pameran di Sanga-sanga. Saya datang kesiangan sekitar jam 10.00 sehingga melewatkan acara Upacara yang rutin di gelar di Lapangan. 4 tahun yang lalu saya sempat melihat upacara tersebut dan menikmati pawai yang diikuti seluruh warga Sanga-sanga. selain itu saya juga berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Sanga-sanga dan situs ladang minyak tertua. jadi, biar ga bingung untuk berkunjung ke Sanga-sanga, ada baiknya ikut trip yang diadakan oleh komunitas samarinda backpacker atau Grup Jelajah. kalian bisa mengikuti grup dan tripnya di FB.
     Jadi inilah foto hasil napak tilas di Sanga-sanga 27 Januari 2018 lalu. silahkan dinikmati, mohon maaf jika masih banyak kekurangannya.
Museum Perjuangan Merah Putih Sanga-sanga
tiket masuk sukarela untuk Museum Perjuangan Merah Putih
Pengunjung Museum Perjuangan Merah Putih didominasi pelajar
bendera Belanda yang dirobek oleh La Hasan untuk dijadikan Merah Putih




Diorama yang menampilkan kekejaman penjajah terhadap rakyat Sanga-sanga

Kapal Peninggalan Jepang yang berada di halaman Belakang Museum
 











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Benteng Kalamata, Tuan Rumah 6 Penguasa di Ternate

Benteng Kalamata, Ternate      Benteng kalamata terletak di bibir pantai pulau ternate, tepatnya di jalan kalamata kelurahan bastiong Kot...