Senin, 25 Maret 2013

New friendship on Derawan Island

Senin, September 2012.
Mancing Penyu di Dermaga BMI
     Subuh ceria meski setengah mati mengusahakan bangun paginya,sapa suruh begadang sampe subuh di cottage lestari buat main UNO.hari ini jadwalx jam 7 kami dijemput speed boat untuk Hopping Island.rutenya ke Pulau Maratua dulu.katanya sih kesana dulu,karena pemilik Maratua Dive Resort jarang datang pagi,jadi pengunjung selain tamu resort bisa nangkring disana buat foto-foto.kalo pemiliknya datang ya pengunjung gelap seperti kami tidak diperbolehkan berkeliling resortnya.
     Emang sih,resortnya mantab baday membahana,bangunannya ekslusiv dari kayu,pemandangan lautnya hijau bening seperti kristal,banyak penyu besar berenang hilir mudik,juga ada hamparan terumbu karang.langsung deh foto sepuasnya disetiap sudut Maratua Dive Resort.karena lautnya mulai memanggil-manggil untuk diselami,ceileee langsung deh pasang alat snorkling dan nyemplung indah di hamparan terumbu karang di samping dermaga resort.berhubung airnya mulai surut,jadi ga terlalu dalam banget,cuma setinggi dada tapi itu dah lumayan enak dan gag parno amat untuk snorkeling.kalo bang ferdy sih,snorkling gearx jangan ditanya!gileee cuiyyyy setaraf diver pro gitu,makanya beliau mah bisa jauh-jauh menjelajahi hamparan terumbu karangnya.

Wellcome To Maratua Paradise Resort
    Asik-asik snorkling,ekh kehebohan melanda dermaga Maratua Dive Resort.ternyata ada tim Celebrity On Vacation datang untuk Syuting di tempat yang sama.bintang tamunya sih katanya artis FTV namanya Mario,aku sih mana tau artis dalam negeri,maklom ga pernah nonton sinetron Indonesia.kami pun dijadikan figuran dadakan dalam syuting mereka.kami disuruh berenang berdekatan dengan Mario dan Mba host acaranya(lupa namanya) dan kami pun saling memperkenalkan diri.
     Kemudian,dimulailah syutingnya dengan take one si mba host bertanya pada kami,darimana asal kami yg dengan kompak kami sebutkan samarinda dan banjarmasin.mba host bertanya kesan kami terhadap keindahan pulau Maratua,kami pun menjawab serempak,indah bangeeett.take scene kami pun selesai,dan kami mendapat ucapan terima kasih dari mba host dan Mario karena membantu syuting.mereka pun menawarkan agar kami ikut acara barbeque mereka nanti malam di resort BMI Derawan yang tapinya tidak di iyakan dengan muka cemberut si mba produsernya.hellooooo pelish deh mba prosuder(sngaja salah) kami juga ga tertarik amat mau ikut pesta barbequean.
Me and my New Friends, love them all :*
     Okeh cyinth,lets go pindah lokasi snorkeling,menuju pulau kakaban.kami ber-13 pun mulai menaiki speed boat.sungguh dah,Maratua Dive Resort keren banget buat foto-foto ma snorkeling.sampai di Pulau Kakaban,ternyata air mulai surut,speed boat kami tidak bisa mendekati dermaga pulau karena baling-balingnya bakal tersangkut terumbu karang.akhirnya,supir speed boat menyuruh kami turun sambil membawa barang-barang kami untuk memasuki Pulau Kakaban.
     Caranya?!bener-bener ga ramah lingkungan sih,karena kami harus menginjak karang keras demi mencapai dermaga.kami berjalan diatas karang keras skitar 10 meter aja sih,lagian itu emang karang mati jadi mungkin gapapa ya diinjek.abisnya aku ga punya ilmu terbang ala pendekar kungfu,meski di hutan teluk sumbang 3 hari yg lalu,aku sudah berlatih ilmu meringankan diri bersama Firman.jadi,yah untuk kali ini,mohon dimaafkan kesalahan saya yang berjalan memakai sendal gunung diatas karang Pulau Kakaban.dan kemudian,kami disuruh memanjat dermaga yang tinggi banget,uwewww...sapa suruh datangnya siang kesitu,abis deh air lautnya surut dan jadi rempong begini.udahlah,yang penting akhirnya Touch Down di lantai dermaga Pulau Kakaban. 
Orang galau,enaknya di kubur di Gusung Sanggalau
     Karena waktunya makan siang,kami pun mengeluarkan nasi bungkus yg dibuatkan oleh ibu Erna(pemilik homestay lestari).hedeh,makan siang di Pulau Kakaban indah banget dah pokoknya!abis makan,jangan lupa sampahnya dikumpulin dan dibawa pulang karena mengingat disana ga ada petugas sampahnya.udah kenyang,waktunya foto-foto narsiz.dari ujung dermaga sampai bawah tangga naik,semuanya dah dijadikan lokasi foto.puas dah foto-fotonya,perjalanan dilanjutkan trekking selama 10 menit menuju Danau Kakaban.
Serasa Resort sendiri
     Gile cyinth!didominasi tangga menanjak tapi adem karena dikelilingi hutan yang agak gelap.dikanan kiri jalan ada papan info tentang petunjuk dan peringatan bagi pengunjung Danau Kakaban.kalo ga salah,ada 4 spesies ubur-ubur yg ada di danau Kakaban,pengunjung dilarang memakai sunblock sebelum berenang di danau dan harus berenang dari danau kemudian ke luar pulau karena dikhawatirkan,jika berenang diluar pulau kemudian masuk ke danau,maka pengunjung akan membawa parasit yg akan merugikan spesies ubur-ubur Kakaban.so,wajib diingat ya kawan!sampai di dermaga danau kakaban,kami disuguhkan pemandangan danau atol yang dikelilingi hutan mangrove.warna airnya pun cenderung kekuningan,dan rasanya agak payau gitu.
Syuting bersama Celebrity On Vacation di Maratua
     Sebenarnya horor gimana-gimana gitu mau nyelam bersama ubur-ubur,tapi yaaa rugi kan yaaa ga bisa berenang bebas bersama-sama ubur-ubur paling eksis di dunia.kan ubur-ubur tanpa sengat cuma ada di Indonesia dan Filiphina.bahkan di Filiphina,danau ubur-uburnya memiliki racun pada lapisan dasarnya,hingga tidak diizinkan menyelam lama-lama dan pada waktu tertentu.
   Jadi,berbanggalah terlahir sebagai Rakyat Indonesia Terutama menjadi warga Kalimantan Timur,setidaknya kemungkinan kalian sangat besar untuk bisa mengunjungi Danau Kakaban daripada penduduk negara lain.kalian ga direpotkan dengan urusan imigrasi dan budget biaya traveling yang mahal demi berenang bersama ubur-ubur unyu yang ga beracun.coba aja berenang ma ubur-ubur penghuni laut,udah deh kalian bakal menangis pilu terkena sengat racunnya atau bahkan mati dalam hitungan ga lebih dari 30 detik tanpa sempat menghitung dosa saat berenang bersama ubur-ubur kotak yg banyak ditemukan di pesisir Australia hingga Great Barrier Reef yg termahsyur itu.
Eksis di Pulau Sangalaki
     Okeh lanjut,nyemplung dengan memakai alat snorkling ke danau Kakaban.aseli,rasanya berenang di danau agar-agar hahaha banyak banget ubur-uburnya!kami dikepung di segala arah oleh Ubur-ubur.entah berapa banyak ubur-ubur yg pingsan terkena kibasan tangan dan kaki kami saat berenang disana.

 #to be continued :D












Sabtu, 23 Maret 2013

selamat tinggal Labuan Cermin, Selamat datang Berau

Sabtu 15 September 2012

     Pagi yang cerah menyambut kami,setelah bertualang seharian di Teluk Sumbang dan Pulau Kayungan. hari sabtu yang damai setelah 2 hari sebelumnya bener-bener bertualang, kami berdua memutuskan akan santai dirumah bersama keluarga pak anwar. kami hanya akan jalan sebentar untuk mencari souvenir yang belum dapet.
     pagi-pagi duduk didepan rumah pak Anwar sambil menggendong cucunya yang berumur 8 bulan itu seru. lebih seru nya lagi sambil ngasi makan sapi.sapinya gaul banget cyinttth,makanannya nasi lohhhh!nah,sekalian aja jalan-jalan bawa si bayi sambil nyambangin sapi-sapi tetangga. jalanan disana licin banget aspalnya,beda jauh sama jalanan di samarinda yang berlobang disana-sini,fyuuuhhh!!!!!
     jam 10 siang kami memutuskan mencari souvenir di Labuan cermin.kami sudah janjian ma si Irul teman baru kami.beliau adalah anak pak RT 1 desa labuan kelambu. kami ke rumahnya yang disamping jembatan labuan cermin. rumahnya Irul bikin betaaaahhhhh bangetttt,kenapa?karena langsung menghadap labuan cermin wooow,awesome. kami bertiga duduk diserambi samping rumahnya sambil menikmati angin yang bertiup kencang dan menyejukkan kalbu (tsaaahhhh :D).mata udah merem melek sambil menatap labuan cermin,tiba-tiba saja ada sosok mirip buaya berenang di labuan cerminnya. Irul bilang itu Biawak jumbo yang habitatnya emang dihutan belakang rumahnya hingga ke Labuan cermin. dia udah banyak menangkap biawak besar karena suka memakan binatang peliharaan warga dan bisa mengakibatkan ketakutan bagi pengunjung labuan cermin yang mengira biawak itu buaya kecil.
     sekarang waktunya mencari souvenir, karena sepupunya Irul dah datang membawakan kunci toko souvenir di labuan cermin. kami berempat bersama teman Irul pergi ke toko. ternyata disana lagi kehabisan stok kaus labuan cermin. yang tersisa hanya kaos berukuran kecil dan bergambar sangat biasa. daripada ga beli trus ga punya bukti otentik pernah menginjakkan kaki di labuan cermin,jadinya....tetap beli!.sekarang dengan resmi saya punya kaos bertuliskan selamat datang di Labuan Cermin hohohoho.
     selesai berbelanja souvenir,kami berdua langsung mencari warung terdekat untuk makan siang, pilihan dijatuhkan ke warung gado-gado ibu haji Saodah. menu makan siang adalah nasi kuning buatku dan mie rebus dan telor buat firman, asik-asik makan ekh ternyata Ibu Hj.Saodah dikasi ikan ma tetangganya yang baru pulang melaut.wuiiihhh gileee ngiler liat ikan lautnya yang segar banget. beliau menyuruh kami untuk ikut meminta ikan yang dibagi-bagikan gratis oleh nelayan sebelum dibawa ke tempat pelelangan ikan. pengin sihhh tapi maluuu bah!sungkan!ternyata dengan kebaikan hati ibu H.Saodah,kami dimintakan sekresek penuh ikan lautnya.Alhamdulillah hohoho dikasi rezeki :D jadinya si ikan di bawa pulang kerumah.
     siang yang panas tapi diiringi hebusan angin laut menyegarkan bikin mata ngantuk, kami memutuskan pulang buat tidur siang. besok hari yang mendebarkan karena setelah galau dari hari jumat kemarin gegara firman yang ngajakin lanjut ke Derawan, padahal aq ga terlalu minat kesana. maklom sebelumnya kan sempat mendapat konfrontasi pendapat saat kemping&trekking di KRUS itu ga sebanding ma liburan di Derawan oleh cowo yang ga boleh disebut namanya (you know who),tersungging saiaa! tapi, karena permintaan dari Firman yang udah lengket berat sejak petualangan di Biduk-biduk, emang rasanya enggan berpisah. juga ada permintaan dari seorang cowo yang sempat akrab agar bisa ngetrip bareng di Derawan, akhirnya ku memutuskan ikut!!!puasssss kalian berdua?!!!!!dengan budget cekadt gara2 foya2 di Biduk-biduk,akhirnya aku berangkat ke berau bersama firman.
     Malam terakhir di Biduk-biduk,kami makan gorengan panas bersama keluarga Pak Anwar.enak banget panas-panas gorengannya,sambel kacangnya juga eunaaakkk,nyam-nyam. sedih juga sebenarnya harus berpisah a keluarga pak Anwar karena kebaikan mereka yang membuat perjalanan kami di biduk-biduk bener-bener sempurna. jam 9 malam kami tertidur pulas karena besok jam 7 pagi udah dijemput ma supir kijang yang akan mengantarkan kami ke Berau.

Minggu, 16 September 2013

     jam 6 pagi kami sudah bangun dan bersiap-siap untuk sarapan. jam 7 kami berpamitan dengan seluruh keluarga Pak Anwar. hiksss sedih banget tapi kami berjanji akan kembali ke Biduk-biduk lagi untuk mengunjungi mereka.kami pun langsung menaiki taksi kijang yang sudah menunggu kami.
     perjalanan selama 6 jam dari Biduk-Biduk menuju Berau telah dimulai. ku serahkan petualangan selanjutnya di tangan nasib karena aku bergantung sepenuhnya pada firman dan adiet yang akan membawa ku bertualang ke Derawan.selepas dari daerah batu putih menuju tali sayan jalanannya wooowww banget!!!!tanah berdebu dikiri-kanan penuh kebun kelapa sawit. kalo ada mobil truk pengangkut kelapa sawit udah deh!jadinya kabut debu. untunglah taksi kijang kami harus singgah untuk mengantar televisi ke perumahan karyawan perkebunan kelapa sawit setempat,lumayan lah bisa liat-liat. beneran takjub melihat jajaran kelapa sawit yang lurus tanpa cela.
     taksi kijang yang kami naiki ternyata harus mampir untuk berisitirahat 2 kali. asik juga tempat makan siang di restoran di Tali sayan,restorannya ada tempat khusus beristirahat bagi penumpang/sopir. si Firman kondisi nya lagi ngedrop. sapa suruh sih kebanyakan makan Mie!wwkkk makan siang makan mie,makan malam gorengan,sarapan pagi mie lagi,jadilah sakit perut dan sakit kepala. untunglah setelah dari Tali sayan, kondisi jalan sedikit lebih baik. jalanannya aspal dan diselingi hutan serta ragkaian pegunungan batu karst.
     jam 2 siang kami memasuki Kota Tanjung Redeb. kami minta dicarikan taksi kijang menuju Tanjung batu kepada supir kijang kami yang baik hati mau membantu. setelah berputar-putar mencari taksi kijang yang ternyata semuanya pada berangkat menuju tanjung batu.akhirnya kami disuruh menunggu di terminal lama. jam 3 siang udah mau sore ternyata cuaca tanjung redeb panasnya bener-bener tiada ampun. padahal kami udah nangkring dibawah pohon yang super rindang tapi tetap saja merasa kepanasan.
     jam 4 sore, kami bertemu dengan bang ferdy dan omded. mereka adalah peserta yang akan berangkat bersama kami ke Derawan. mereka berdua terpisah dengan rombongan adiet karena supir kijang mereka tidak bertanggung jawab untuk mengantar mereka sampai ke tanjung batu. setelah berkenalan kami pun mengobrol sambil menunggu taksi kijang terkahir yang akan datang menjemput kami sekitar jam 5 nanti.
     jam setengah 6 tenggggg...kami baru berangkat menuju Tanjung batu,hohohoo mengapa?karena ja setengah 5 kami dijemput oleh supir kijang,kami pada minta disinggahkan ke supermarket untuk berbelanja,sempat singgah juga untuk pipis dimasjid (wwkkkk si firman nih) dan mampir dirumah si sopir. beliau mengambil barang sebentar.kami pun memulai perjalanan menuju Tanjung Batu yang diperkirakan akan ditempuh selama 2 jam.
     jam setengah 8 tenggggg... touch down di pelabuhan tanjung batu,tapi...ueiiittssss kok ga da satupun orang???bahkan angin laut pun tidak bersahabat malam itu. bener2 deras seperti akan terjadi badai hingga gelobang laut pun telihat sangat menakutkan malam itu. setelah mengontak adiet,akhirnya kami diantar si supir ke rumah pemilik speed boat yang akan mengantar kami ke Derawan malam itu juga. disana sudah menunggu teman2 kami yang akan sama2 berpetualang diderawan. sampai di rumah persinggahan, kami berempat langsung bergabung dengan 8 orang yaitu adiet,yudi,mpo rima,mpo athie,lukman,akbar,tulus,dan bang jerry.kami makan mala bareng sambil menunggu cuaca membaik.
     jam setengah 10 malem tengggg.... angin&gelombang sudah mulai bersahabat lagi, kami pun bersiap-siap menuju pelabuhan tanjung batu untuk menaiki speed boat ke Derawan. sungguhhhhhhhh.....bukan perjalanan menyenangkan sodara-sodara!!!!!karena 1 speedboat dimuatin 12 orang ditambah sopir speed ditambah kernet speed boatnya. terombang-ambing di speed boat ditengah lautan, ditambah lagi sempat berhenti karena takut menabrak gusung dan terumbu karang bener-bener jadi perjalanan sulit dilupakan. setelah melalui 45menitan menyeberang dari pelabuhan tanjung laut,akhirnya kami sampai di dermaga lestari 3 pulau derawan. kami pun langsung menuju homestay lestari 2. yang tadinya udah mau tidur aja,malah jadinya semangat mau begadang. abis taruh tas di homestay,aku menghasut teman-teman untuk bermain UNO di aula cottage lestari 3. akhirnya sepanjang malam aku,omded,bang ferdy,mpo rima,mpo diyank athie dan tulus bermain UNO hingga subuh. ini nih pengalaman tak terlupakannya. senangnya, punya teman baru yang bener2 bisa diajak rempong,begadang,ngebanyol dan berbagi suka duka selama di derawan. i loph you pull my new friends.END
Di Muara Labuan Cermin bersama Irul & temannya

Eksiz dulu kan di pelabuhan Tanjung Batu

Pasukan rempong di depan Homestay Lestari

less picture, karena kebanyakan dijalan ^_^
   


Beseprah di Festival adat Kedang Ipil

Mau ikut Beseprah? Yok ke acara Nutuk Baham di Kedang Ipil tanggal 14-15 April 2018          Beseprah, adalah tradisi makan bersama ole...